PANGLIMA SUKU DAYAK
“Gelar Panglima Suku Dayak Kanayatn”
Gelar
panglima suku Dayak didapatkan sejak seseorang lahir ke dunia. Seorang panglima
tidak punya guru dan juga tidak melakukan pertapaan. Seorang suku Dayak yang
mempuyai ilmu dan kemampuan yang beda dari orang biasa yang didapatkan dari
seorang guru dan melakukan pertapaan tidak bisa disebut sebagai panglima karena
gelar panglima suku Dayak didapat dari sejak lahir.

“Keturunan”
Gelar
panglima suku Dayak didapatkan karena faktor keturunan. Gelar yang didapatkan
karena faktor keturunan harus diadakan ritual secara adat Dayak dan
mempersiapkan persembahan sebagai berikut:
1. Ayam
7 ekor
2. Babi
3 ekor
3. Pahar/talam
2
4. Gong
2
5. Tawak
1
6. Dau
8
7. Tempayan
jampa naga 2
8. Pusaka
7
9. Buntat
barang sakral 31
10. Pantak
3
11. Beliung
1
12. Nyiruk
1
13. Bide
1
14. Panyangahatn
15. Lemang
16. Tumpik
17. Bontokng
18. Guminting
19. Langir
20. Kunyit
21. Ketan
22. Kain
merah
23. Pago
3 untai
Semua
alat-alat dan persembahan yang disebutkan di atas harus dilengkapi agar proses
adat untuk menggelar panglima suku Dayak yang didapatkan karena faktor
keturunan dapat berjalan dengan lancar dan tidak mendapatkan bahaya karena alat
dan persembahan tidak lengkap.
“Dari Lahir”
Gelar
panglima suku Dayak bisa juga didapat
dari lahir dan pasti mempuyai keturunan panglima. Seorang panglima suku Dayak
punya nama khusus yang diberikan oleh roh leluhurnya bukan diberikan oleh
manusia. Seorang panglima suku Dayak dapat menundukkan dan memberikan perintah
kepada:
1. Bidadari
2. Kamang
3. Mawikng
4. Roh
Leluhur
5. Tawak
6. Hantu
7. Roh
Burung
8. Roh
Naga
9. Roh
Singa
10. Roh
Macan
11. Roh
Beruang
12. Roh
Jaguar
13. Roh
Karak
14. Roh
Untek
15. Roh
Jalu Abut
16. Roh
Buayak
17. Roh
Ular
Panglima
suku Dayak mempuyai pasukan manusia mencapai ribuan orang dan mempuyai ribuan
pasukan rahasia/pasukan hantu yang tidak terlihat oleh mata manusia biasa.
Semoga
informasi ini dapat memberikan kejelasan mengenai gelar seorang suku Dayak yang
mendapatkan julukan panglima. Tulisan ini saya buat untuk memberikan informasi
kepada orang banyak dan khususnya suku Dayak bahwa mendapatkan gelar sebagai
seorang panglima tidak sembarangan dan harus mengadakan ritual adat.
Sumber: Agustinus Agus/ Pangalangok Jilah
(Pemimpin Pasukan Merah)
Komentar
Posting Komentar